Peluang tersebut membuatnya memutuskan untuk melepaskan pekerjaannya dan fokus merintis startup yang sedang dibangunnya bersama temannya.
Startup yang diberi nama MySkill, yang Angga dirintis bersama rekan-rekannya, kini telah dikenal sebagai platform edukasi yang menyediakan pelatihan dan kelas untuk pembelajaran. Bahkan, saat ini sudah ada 1,6 juta pengguna yang menggunakan platform tersebut.
“Kami mendirikan MySkill untuk membantu banyak orang mendapatkan keterampilan dan pekerjaan yang mereka impikan, sehingga mereka dapat membantu diri mereka sendiri, keluarga mereka, dan masyarakat sekitarnya. Seolah-olah kami ingin menciptakan orang-orang yang seberuntung Angga dan rekan pendirinya,” ujarnya.
Tak hanya mengejar karier, Angga juga tidak lupa berbagi ilmu melalui komunitas yang didirikannya bersama teman-temannya, yaitu Boyolali Bergerak.
“Boyolali Bergerak adalah komunitas sosial dan pendidikan di daerah asal saya, Boyolali, Jawa Tengah, yang fokusnya adalah persatuan. Kami mendirikan taman pendidikan Al-Quran, memberikan bantuan sosial, menyelenggarakan berbagai pelatihan, memberikan bimbingan beasiswa, dan sebagainya,” tuturnya mengutip dari detik.com (Senin, 11/12/2023).


















